DEPOK, sekberwartawan.org – Selama ini, masyarakat cenderung menilai kualitas air hanya dari tampilannya saja. Air yang jernih, tidak berwarna, dan tidak berbau kerap dianggap sudah pasti aman untuk dikonsumsi.
Padahal, ancaman kesehatan seperti bakteri E. coli, kandungan nitrat, hingga logam berat sering kali tidak kasat mata.
Guna memberikan kepastian kesehatan bagi warga, PT Tirta Asasta Depok resmi menghadirkan layanan Laboratorium Pengujian Kualitas Air yang kini dibuka untuk masyarakat umum.
Langkah ini menandai transformasi Tirta Asasta yang tidak hanya berperan sebagai penyedia air bersih, tetapi juga menjadi mitra strategis masyarakat dalam menjaga standar kesehatan lingkungan.
Laboratorium ini bukan sekadar fasilitas penunjang. Keandalannya telah dibuktikan dengan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Dengan sertifikasi ini, hasil pengujian yang dikeluarkan memiliki standar mutu tinggi yang diakui secara nasional serta dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif.
Dalam operasionalnya, laboratorium ini menggunakan metode pengujian tervalidasi dan teknologi terkini, salah satunya adalah Spektrofotometri UV-Vis, guna memastikan setiap sampel air dianalisis secara akurat dan profesional.
Layanan ini mencakup pengujian berbagai jenis sumber air, mulai dari air tanah (sumur), air minum, hingga air permukaan seperti sungai dan danau. Tersedia pula berbagai paket pengujian yang dapat disesuaikan untuk skala rumah tangga, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah yang perlu memenuhi regulasi seperti Permenkes No. 2 Tahun 2023.
M. Olik Abdul Holik, Ak., M.Si Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, menegaskan bahwa layanan ini adalah wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan publik. Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya kepastian kualitas air bagi setiap individu.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan akses air, tetapi juga memiliki kepastian terhadap kualitasnya. Melalui layanan laboratorium ini, kami membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menguji air yang mereka gunakan sehari-hari,” ungkapnya (06/05/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran laboratorium ini bertujuan untuk memberikan ketenangan bagi pelanggan dan warga Depok secara luas.
“Baik air tanah maupun air konsumsi. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk hadir lebih dekat, memberikan rasa aman, dan memastikan setiap tetes air yang digunakan benar-benar memenuhi standar kesehatan,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang ingin menguji kualitas airnya, PT Tirta Asasta telah menyiapkan alur pelayanan yang ringkas dan sepenuhnya menerapkan pembayaran non-tunai (cashless)
Pendaftaran bisa datang ke Laboratorium Tirta Asasta Depok dan mengisi formulir permintaan pengujian (melampirkan fotokopi KTP/NPWP).
Verifikasi & Pembayaran: Petugas melakukan verifikasi formulir, dilanjutkan dengan pembayaran melalui rekening resmi PT Tirta Asasta Depok.
Penyerahan Sampel: Konsumen menyerahkan sampel air, atau dapat meminta petugas laboratorium untuk melakukan pengambilan sampel di lokasi.
Sampel diuji di laboratorium. Hasil uji (Laporan Hasil Uji/LHU) akan dikirimkan melalui email dan dapat diambil dalam bentuk fisik.
Menariknya, masyarakat juga diberikan ruang untuk melakukan konsultasi atas hasil pengujian dalam waktu maksimal 5 hari kerja setelah sampel diterima.
Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Tirta Asasta menyediakan layanan konsultasi melalui WhatsApp di nomor 0857-1720-4771 (chat only).
Melalui layanan ini, Tirta Asasta Depok mengajak masyarakat untuk mulai memandang kualitas air sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan.
Karena pada akhirnya, air yang benar-benar aman bukan hanya yang terlihat jernih, tetapi yang telah teruji secara klinis. (YN)












